Scientific Thinking Di Balik Ishikawa Diagram
Tahukah Anda scientific thinking di balik problem solving tools seperti Diagram Ishikawa (fishbone diagram) pertama kali dipelopori oleh Aristoteles dalam bukunya Categories?
Pendekatan ilmiah dalam problem solving selalu dimulai dengan scientific investigation yaitu dengan memecah isu (decompose) menjadi elemen-elemen komponennya agar lebih mudah dianalisis dan ditangani. Secara grafis, pembagian kategori dalam fishbone diagram haruslah: • Mutually Exclusive → tidak tumpang tindih • Collectively Exhaustive → mencakup semua kemungkinan Para konsultan di firma ternama menyebut prinsip ini sebagai MECE. Dengan cara ini, kita tidak hanya menemukan akar penyebab masalah, tetapi juga memastikan analisis kita komprehensif dan terstruktur.
Saat Anda memulai problem solving, cobalah berpikir untuk mendekomposisi isu menjadi elemen-elemen seperti Man, Machine, Method, dst (5M+1) atau berdasarkan urutan prosesnya. Pastikan semua potensi penyebab telah tercakup—layaknya membangun rumah yang utuh, tidak ada bagian yang terlewat untuk dianalisis.
(Disadur dari Majalah Quality Progress – Published by ASQ)